Kamis, 03 Desember 2015

Dari Balik Jeruji


Aku datang lalu diludahi Tuhan
Tiba- tiba tak mampu menentang mukamu yang ingin kusatukan dengan mukaku dalam hamburan nafas lelaki
Tangan Tuhan membelalakkan mata
Tertikam sinar rembulan di wajahmu yang menindih kerlip lilin di mukaku
Yang kusembunyikan dalam tunduk pelan- pelan.
Oh, sesaat lagi bakal tercampak juga.
Maka aku pulang menikmati sunyi lilin yang masih sempat kubanggakan
Setidak- tidaknya tak ada yang melihat aku menggelinjang
Ketika mukaku meleleh ....

2000

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar