Kembang jendela malamKerudung sinar bulan
Mekarkan bunga- bunga dinding kamar.
Di sini terlukis sejuta tulip
Mengakarkan kenangan
Di atas bayang- bayang tanah kuburanku.
Kenapa juga kau menjenguk ?
Sedang kaca memecahkan mimpi
Ada bidang yang mustahil dihempas.
Jemari tinggal melukis pesona
Di ketebalan embun
Abadikan impian sebelum gugur.
Aku belum diterima cuaca luar
2002
Tidak ada komentar:
Posting Komentar