Kamis, 24 Desember 2015

Pemakaman


(Rutinitas Indonesia, 2000)

Sunyi hari ini, angin diam dan angkasa membara
Terlampau kelu buat berucap
Sunyi tanah ini, muka tunduk dan tangan bersedekap
Tak bergerak buat sejenak.
Orang- orang menatap jasad saudaranya yang pelan- pelan ditimbun
Menimbun bara
Lalu berarak melemparkannya ke tubuh- tubuh lain.
Sunyi hari esok, angin bisu dan angkasa menyala
Terlampau lelah buat mengeluh
Sunyi tanah esok, muka luluh dan jari terkepal
Tak sabar menahan gerak.
Hantu- hantu menatap jasad sepi yang cepat- cepat dikubur
Mengubur gelora
Lalu berhamburan melayarkannya ke jantung- jantung kota.

2000


Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar