Sabtu, 06 Februari 2016

Di Udara Meulaboh

Kemana celoteh camar dan jerit perkasa elang jantan ?
Mengambang di senja kuyup, kelepak terkatup atas patahan cabang dan ranting di bubungan kota tenggelam.
Segala suara lagi menyusun talqin buat jiwa manusia
Dan bulan permaafan samar berkabut.
Di lipatan malam yang menebal
Mata bocah menerawang kuyu
Layari air mata bunda dan bapa
Yang bilurnya bola-bola keimanan yang gelisah
(dan mudah pecah)

Empang, 2005

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar